RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

AKU MASIH INGAT ( Sajak untuk Ibu)

Aku masih ingat
dan akan terus ingat
sehingga akhir hayat
dulu engkau banyak menderita

aku masih ingat
dulu engkau banyak menangis
aku masih ingat
dulu engkau banyak berkorban
apa saja

aku masih ingat
dulu engkau berbalut ketabahan
membesarkan aku mengenal kemanusiaan
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi

Karakter Wanita dapat Terbaca Lewat Masakan

Ada-ada saja tipe manusia penghuni planet bumi ini. Kalau sudut pandangnya merujuk pada hongshui maka karakter manusia selalu melekat dengan shio-shio. Lantas bagaimana kalau merujuk pada menu masakan? Tafsir yang berkembang di masyarakat mengamini karakter tersebut. Termasuk tipe apakah Anda? Rendang Padang, bubur ayam atau…..? Rahasia tipe Anda terungkap jelas di artikel ini.
Tafsir yang berkembang tersebut mencirikan wanita dalam enam tipe. Keenam tipe tersebut adalah:

Filed under: Oase, Tak Berkategori

RENUNGKAN LAH…

Orang-orang berkata aku lahir dari perut ibu..
Bila dahaga, yang susukan aku.. ibu
Bila lapar, yang suapkan aku..ibu
Bila sendirian, yang senantiasa di sampingku.. ibu

Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut.. Ma!
Bila bangun tidur, aku cari.. ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ..ibu
Bila ingin bermanja.. aku dekati ibu
Bila sedih, yang boleh membujukku hanya..ibu
Bila nakal, yang memarahi aku …ibu
Bila merajuk… yang membujukku cuma..ibu
Bila melakukan kesalahan… yang paling cepat marah..ibu
Bila takut.. yang tenangkan aku.. ibu
Bila ingin peluk… yang aku suka peluk..ibu

Aku selalu teringatkan ..Ibu
Bila sedih, aku pasti telepon… Ibu
Bila bahagia… orang pertama yang aku ingin beritahu…Ibu
Bila termenung.. aku suka ingat pada ..Ibu
Bila takut, aku selalu panggil.. “ibuuuuuuuuuuuuu! “
Bila sakit, orang paling risau adalah ..Ibu
Bila ingin ujian, orang paling sibuk juga Ibu
Bila merajuk, yang datang bujuk aku juga.. Ibu
Bila buat maslah, yang marah aku dulu..Ibu
Bila ada masalah, yang paling risau.. Ibu

Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. Ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. . Ibu
Yang selalu simpan dan merapikann barang-barang aku..Ibu
Yang selalu puji aku.. Ibu
Yang selalu nasihati aku.. Ibu
Bila ingin nikah..
Orang pertama aku tunjuk dan rujuk… Ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri
Bila bahagia… aku cari pasanganku
Bila sedih… aku cari Ibu
Bila sukses.. aku ceritakan pada pasanganku
Bila gagal… aku ceritakan pada Ibu
Bila bahagia… aku peluk erat pasanganku
Bila berduka… aku peluk erat Ibuku
Bila ingin berlibur…. aku bawa pasanganku
Bila sibuk… aku hantar anak ku ke rumah Ibu
Bila sambut valentine.. Aku hadiahi bunga pada pasanganku
Bila sambut hari ibu…
aku cuma dapat ucapkan Selamat Hari Ibu

Selalu ….. aku ingat pasanganku
Selalu.. Ibu ingat  dengan  aku
Bila..bila.. . aku akan menelepon pasanganku
Entah bila.. …aku akan menelpon Ibu
Selalu …aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah bila… aku akan belikan hadiah untuk Ibuku

Renungkan:

“Kalau kau sudah habis belajar dan bekerja… adakah kau kirim uang untuk Ibu? Ibu bukan ingin banyak… dua ratus ribu rupiah sebulan pun cukuplah”. Berderai air mata aku. Hari ini kalau Ibu mau semilyar sebulan pun aku mampu. Aku bisa kirimkan. Tapi Ibu sudah tiada. Aku tidak berkesempatan lagi.. bukan dua ratus ribu rupiah.. sepuluh ribu pun tidak sempat aku kirimkan! Hanya yang termampu Alfatihah, alfatihah,alfatihah.

edited by    : sepriadi
ket               : di dapt dari buletin di fs dari sari pacar nya alul yg lagi kul di malaysia
asli nya sich dalam bahasa melayu malaysia, trus di edit jadi seperti ini
tanpa mengurangi makna dan artinya

Filed under: Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi

SUARA HATI

From : Fitri Sari Gustian

ketika angin malam menyapu kulit
ketika bintang menghiasi langit
saat itu juga aku
merasa merindukanmu

meski hati merasa tak pantas untuk mu
meski rasa tak pantas merindu
tapi raga ingin selalu dekat mu

karena dirimu yang mampu tenangkan hatiku
ku mencintai mu
seperti kau mencintai ku

date    : maret 26 00:15 wib
ket      : dapet kiriman sms dari dia.. xixixixi (jadi malu…)

Filed under: Oase, Sajak Dan Puisi

PESTA KUPU KUPU

Aku bertemu kisah di pesta kupu-kupu :
Yang ditemani selir-selir pemuja
menyihir sauh agar berbelok
dan menyapa penenun senja hari

Ketika abdi bulan
tak lagi menjadi sasaran anak panahku
Atau saat pagi hendak melupakan pagi
secara perlahan

Bukan hanya kesempurnaan yang setia
menemani seonggok lentera putih
Dan senja biru yang menjadi latar
panggung sendra tari

Aku membiarkan sepasang merpati berperang
Besujud pada hujan
Memohon pada awan
Hingga sayap mereka rusak digerogoti rayap
Atau paruh mereka bisu oleh waktu

“Aku tak mempersiapkan nisan”
rintih gerimis dari senja negeri seberang

Sejak subuh tadi
aku telah mencipta ribuan fatamorgana
Barangkali ilusi
yang tersesat di tengah rimba
atau di kedalaman lautan

Tapi tetap saja peri-peri dideras cahaya itu
tak mampu melelehkan 180 grafiti tentang kasih

Kemarin aku tulisi telapak tangan anak Tuhan
Menyuruh tuannya untuk menyalami angin
yang melukis pada sayap-sayap bekas karat

Dan tadi angin menangis
Seseorang tak kunjung bangkit dari pembaringan

“Matahari mencari jejak musim semi” bisik hujan cemara

Aku bertemu kisah di pesta kupu-kupu :
Yang disambut penghuni sejarah
masih menangisi guguran musim semi
dan berdiri di tengah perempatan

created   : sepriadi
date        : Malam penghujung tahun baru 2007 01:15 wib

Filed under: Sajak Dan Puisi

UNTUK ORANG SEKAMPUNG

Dalam setiap kita
ada penglipur lara
pandai bercerita dan bakaba
kadangkala terkena orang sekampung
sampai tertitiK air mata nya
geli hati pecah perut
mengenakan orang lain

tidak kurang penuh sinis
dalam makna pelbagai warna tafsiran
tidak berpikir apakah betul atau tidak
asalkan menghibur dan terhibur
jangan mengada ada

karena malam pantang dibiarkan sepi
berwajah muram dan merangkak perlahan
dalam setiap kita
ada anak kecil
yang terlalu manja dan nakal
merengek minta itu dan ini

jika tak dipenuhi hasrat terbenih dendam
melontar mainan menghentak-hentak kaki
sudahnya terbaring di lantai
pedulikan suara serak
asalkan yang itu dan ini
tidak lagi kosong di hati

dalam setiap kita
ada penyakit otak
yang lupa makan obat
lalu belagu dan meracau
buat kacau

sudahnya diri sendiri dipantau
duduklah sendirian bagai orang dipulau
dalam setiap kita
ada-ada saja yang bersarang

terlalu banyak dan sibuk untuk dilayani
hingga lupa menjadi manusia sempurna
bertindak wajar
bersikap waras.

created by : sepriadi
date            : habis musim panen padi di sawah tahun II 2006
Ket             : Di sebuah pondok pas istirahat sambil mengobrol dengan Mamak dan Angku yang Se Suku yang lagi
berpetuah dan bernasehat. wajar sih.. kamanakan nya kan calon pemimpin masa depan dikaum nya.

Filed under: Sajak Dan Puisi

TENTANG ENGKAU DAN AKU

Archimedes dan Newton tak akan mengerti
medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak akan sanggup merumuskan E = mc2
ah.. tak sebanding dengan moment cintaku

pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
bagai tetes minyak milikan jatuh diruang hampa
cintaku lebih besar daripada bilangan avogadro

walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium
amplitudo gelombang hatimu berinterferensi dengan hatiku
seindah gelombang harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas

energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
energi kinetik cintaku = -mv ~
bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi hukum kekekalan
diantara kita

lihatlah indah cinta kita
momen gaya cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
menjadikan cinta kita sebagai titik equilibrium yang sempurna dengan
energi tak terhingga
takkan tergoyahkan impuls atau momentum

date : ga tau….
ket : sajak fisika banget kayak nya ni…

Filed under: Sajak Dan Puisi, Tak Berkategori

MONOLOG

To : Shary

sebuah cerita

lautan ini semakin terasa luas saja
ombak yg kadang terasa tak bersahabat
perahu kecil ini serasa di hempaskan

kadang tangan yang rapuh ini
serasa tak bisa lagi merengkuh dayung ini
hanya kekuatan hati lah
yang memberi ku semangat

kalau hari cerah
laut terasa bersahabat
di peluk angin dan di belai cahaya matahari
tapi kalau langit mendung
aku merasa risau
sanggup kah aku
menghadang badai
dan melawan ombak gelombang

kadang ku ingin berbalik pulang
kembali ke titik nol
di mana hanya ada aku sendiri

tapi laut dan angin menertawaiku
lelaki sajati
sekali mengembangkan layar dan merengkuh dayung
tak kan surut berbalik pulang
walaupun di hempas ombak gelombag
dan di terjang badai

aku tak menyesal
walaupun dengan sisa tenaga terakhir ku
aku sampai di pelabuhan itu

di pelukan mu tenaga ku akan kembali
senyummu akan membuat ku seperti lelaki sejati
kebanggaanmu adalah cinta ku
kebahagianmu adalah sayang ku

kadang terpikir oleh ku
apakah engkau tetap ada di sisiku
kalau cahaya matahari tak lagi menyinari ku
kalau cahaya bulan tak lagi menyiram jiwa ku
kalau dunia tak lagi bersahabat dengan ku
kalau duka menyelimutiku
kalau sengsara menghampiriku
kalau kebahagian tak lagi milikku

apakah engkau akan tetap memelukku
apakah engkau akan tetap memberikan senyummu pada ku

entah lah..
aku percaya padamu
aku bukannya ragu pada mu
tapi kadang waktu merubah segala hal

ket : untuk hati yang di pertanyakan

Filed under: Sajak Dan Puisi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.