Aku masih ingat
dan akan terus ingat
sehingga akhir hayat
dulu engkau banyak menderita
aku masih ingat
dulu engkau banyak menangis
aku masih ingat
dulu engkau banyak berkorban
apa saja
aku masih ingat
dulu engkau berbalut ketabahan
membesarkan aku mengenal kemanusiaan
Arsip untuk Maret, 2008
AKU MASIH INGAT ( Sajak untuk Ibu)
Diposkan dalam Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi pada Maret 28, 2008 | 4 Komentar »
Karakter Wanita dapat Terbaca Lewat Masakan
Diposkan dalam Oase, Tak Berkategori pada Maret 27, 2008 | 1 Komentar »
Ada-ada saja tipe manusia penghuni planet bumi ini. Kalau sudut pandangnya merujuk pada hongshui maka karakter manusia selalu melekat dengan shio-shio. Lantas bagaimana kalau merujuk pada menu masakan? Tafsir yang berkembang di masyarakat mengamini karakter tersebut. Termasuk tipe apakah Anda? Rendang Padang, bubur ayam atau…..? Rahasia tipe Anda terungkap jelas di artikel ini.
Tafsir yang berkembang [...]
RENUNGKAN LAH…
Diposkan dalam Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi pada Maret 27, 2008 | Leave a Comment »
Orang-orang berkata aku lahir dari perut ibu..
Bila dahaga, yang susukan aku.. ibu
Bila lapar, yang suapkan aku..ibu
Bila sendirian, yang senantiasa di sampingku.. ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut.. Ma!
Bila bangun tidur, aku cari.. ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ..ibu
Bila ingin bermanja.. aku dekati ibu
Bila sedih, yang boleh membujukku hanya..ibu
Bila nakal, yang memarahi aku …ibu
Bila [...]
SUARA HATI
Diposkan dalam Oase, Sajak Dan Puisi pada Maret 25, 2008 | Leave a Comment »
From : Fitri Sari Gustian
ketika angin malam menyapu kulit
ketika bintang menghiasi langit
saat itu juga aku
merasa merindukanmu
meski hati merasa tak pantas untuk mu
meski rasa tak pantas merindu
tapi raga ingin selalu dekat mu
karena dirimu yang mampu tenangkan hatiku
ku mencintai mu
seperti kau mencintai ku
date : maret 26 00:15 wib
ket : dapet kiriman sms dari dia.. xixixixi (jadi malu…)
PESTA KUPU KUPU
Diposkan dalam Sajak Dan Puisi pada Maret 24, 2008 | 1 Komentar »
Aku bertemu kisah di pesta kupu-kupu :
Yang ditemani selir-selir pemuja
menyihir sauh agar berbelok
dan menyapa penenun senja hari
Ketika abdi bulan
tak lagi menjadi sasaran anak panahku
Atau saat pagi hendak melupakan pagi
secara perlahan
Bukan hanya kesempurnaan yang setia
menemani seonggok lentera putih
Dan senja biru yang menjadi latar
panggung sendra tari
Aku membiarkan sepasang merpati berperang
Besujud pada hujan
Memohon pada awan
Hingga sayap mereka rusak [...]
UNTUK ORANG SEKAMPUNG
Diposkan dalam Sajak Dan Puisi pada Maret 22, 2008 | Leave a Comment »
Dalam setiap kita
ada penglipur lara
pandai bercerita dan bakaba
kadangkala terkena orang sekampung
sampai tertitiK air mata nya
geli hati pecah perut
mengenakan orang lain
tidak kurang penuh sinis
dalam makna pelbagai warna tafsiran
tidak berpikir apakah betul atau tidak
asalkan menghibur dan terhibur
jangan mengada ada
karena malam pantang dibiarkan sepi
berwajah muram dan merangkak perlahan
dalam setiap kita
ada anak kecil
yang terlalu manja dan nakal
merengek minta itu [...]
TENTANG ENGKAU DAN AKU
Diposkan dalam Sajak Dan Puisi, Tak Berkategori pada Maret 20, 2008 | 1 Komentar »
Archimedes dan Newton tak akan mengerti
medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak akan sanggup merumuskan E = mc2
ah.. tak sebanding dengan moment cintaku
pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
bagai tetes minyak milikan jatuh diruang hampa
cintaku lebih besar daripada bilangan avogadro
walau jarak kita bagai matahari dan [...]
MONOLOG
Diposkan dalam Sajak Dan Puisi pada Maret 19, 2008 | Leave a Comment »
To : Shary
sebuah cerita
lautan ini semakin terasa luas saja
ombak yg kadang terasa tak bersahabat
perahu kecil ini serasa di hempaskan
kadang tangan yang rapuh ini
serasa tak bisa lagi merengkuh dayung ini
hanya kekuatan hati lah
yang memberi ku semangat
kalau hari cerah
laut terasa bersahabat
di peluk angin dan di belai cahaya matahari
tapi kalau langit mendung
aku merasa risau
sanggup kah aku
menghadang badai
dan melawan ombak [...]




