RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

UNTUK ORANG SEKAMPUNG

Dalam setiap kita
ada penglipur lara
pandai bercerita dan bakaba
kadangkala terkena orang sekampung
sampai tertitiK air mata nya
geli hati pecah perut
mengenakan orang lain

tidak kurang penuh sinis
dalam makna pelbagai warna tafsiran
tidak berpikir apakah betul atau tidak
asalkan menghibur dan terhibur
jangan mengada ada

karena malam pantang dibiarkan sepi
berwajah muram dan merangkak perlahan
dalam setiap kita
ada anak kecil
yang terlalu manja dan nakal
merengek minta itu dan ini

jika tak dipenuhi hasrat terbenih dendam
melontar mainan menghentak-hentak kaki
sudahnya terbaring di lantai
pedulikan suara serak
asalkan yang itu dan ini
tidak lagi kosong di hati

dalam setiap kita
ada penyakit otak
yang lupa makan obat
lalu belagu dan meracau
buat kacau

sudahnya diri sendiri dipantau
duduklah sendirian bagai orang dipulau
dalam setiap kita
ada-ada saja yang bersarang

terlalu banyak dan sibuk untuk dilayani
hingga lupa menjadi manusia sempurna
bertindak wajar
bersikap waras.

created by : sepriadi
date            : habis musim panen padi di sawah tahun II 2006
Ket             : Di sebuah pondok pas istirahat sambil mengobrol dengan Mamak dan Angku yang Se Suku yang lagi
berpetuah dan bernasehat. wajar sih.. kamanakan nya kan calon pemimpin masa depan dikaum nya.

Filed under: Sajak Dan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: