RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

RENUNGKAN LAH…

Orang-orang berkata aku lahir dari perut ibu..
Bila dahaga, yang susukan aku.. ibu
Bila lapar, yang suapkan aku..ibu
Bila sendirian, yang senantiasa di sampingku.. ibu

Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut.. Ma!
Bila bangun tidur, aku cari.. ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ..ibu
Bila ingin bermanja.. aku dekati ibu
Bila sedih, yang boleh membujukku hanya..ibu
Bila nakal, yang memarahi aku …ibu
Bila merajuk… yang membujukku cuma..ibu
Bila melakukan kesalahan… yang paling cepat marah..ibu
Bila takut.. yang tenangkan aku.. ibu
Bila ingin peluk… yang aku suka peluk..ibu

Aku selalu teringatkan ..Ibu
Bila sedih, aku pasti telepon… Ibu
Bila bahagia… orang pertama yang aku ingin beritahu…Ibu
Bila termenung.. aku suka ingat pada ..Ibu
Bila takut, aku selalu panggil.. “ibuuuuuuuuuuuuu! ”
Bila sakit, orang paling risau adalah ..Ibu
Bila ingin ujian, orang paling sibuk juga Ibu
Bila merajuk, yang datang bujuk aku juga.. Ibu
Bila buat maslah, yang marah aku dulu..Ibu
Bila ada masalah, yang paling risau.. Ibu

Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. Ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. . Ibu
Yang selalu simpan dan merapikann barang-barang aku..Ibu
Yang selalu puji aku.. Ibu
Yang selalu nasihati aku.. Ibu
Bila ingin nikah..
Orang pertama aku tunjuk dan rujuk… Ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri
Bila bahagia… aku cari pasanganku
Bila sedih… aku cari Ibu
Bila sukses.. aku ceritakan pada pasanganku
Bila gagal… aku ceritakan pada Ibu
Bila bahagia… aku peluk erat pasanganku
Bila berduka… aku peluk erat Ibuku
Bila ingin berlibur…. aku bawa pasanganku
Bila sibuk… aku hantar anak ku ke rumah Ibu
Bila sambut valentine.. Aku hadiahi bunga pada pasanganku
Bila sambut hari ibu…
aku cuma dapat ucapkan Selamat Hari Ibu

Selalu ….. aku ingat pasanganku
Selalu.. Ibu ingat  dengan  aku
Bila..bila.. . aku akan menelepon pasanganku
Entah bila.. …aku akan menelpon Ibu
Selalu …aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah bila… aku akan belikan hadiah untuk Ibuku

Renungkan:

“Kalau kau sudah habis belajar dan bekerja… adakah kau kirim uang untuk Ibu? Ibu bukan ingin banyak… dua ratus ribu rupiah sebulan pun cukuplah”. Berderai air mata aku. Hari ini kalau Ibu mau semilyar sebulan pun aku mampu. Aku bisa kirimkan. Tapi Ibu sudah tiada. Aku tidak berkesempatan lagi.. bukan dua ratus ribu rupiah.. sepuluh ribu pun tidak sempat aku kirimkan! Hanya yang termampu Alfatihah, alfatihah,alfatihah.

edited by    : sepriadi
ket               : di dapt dari buletin di fs dari sari pacar nya alul yg lagi kul di malaysia
asli nya sich dalam bahasa melayu malaysia, trus di edit jadi seperti ini
tanpa mengurangi makna dan artinya

Filed under: Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: