RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

maaf

Walau melewati jalan yang berbeda,
tetapi tetap saja kita akan sampai di tempat yang sama.
Dimana hati ini merasa sepi, takut dan bertanya-tanya.
Apakah hidup ini suatu karunia ataukah ujian ?.

Kita kerap mengenang bila melewati jalan berliku.
Sebiru apa langit dan langit pernah berwarna.
Sekelam apa malam pernah menumpahkan resah kepada kita.
Belumlah tentu kita akan menemukan tanda tanda,
untuk mengenali diri sendiri,
mengetahui misteri hidup ini.

Hidup bukan hanya sebuah kampung
yang dapat kita tinggalkan lalu kita pulang lagi.
Kadang hidup ini sebuah penantian
tetapi bukan seperti di terminal atau di halte,
dimana bus hanya menurunkan wajah-wajah asing.

Di tempat ini, keramaian datang hanya sekejap,
air matapun juga datang semusim sesekali.
Hujan yang turun juga bukan selalu berkah.
Kadang menyajikan cuaca buruk, demam,
lalu kita tertidur.

Dan disaat bangun pagi,
kita toh masih merasa kehilangan….

Filed under: Motivasi, Sajak Dan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: