RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

biarkan aku

biarkan aku yang selalu pertama berbisik,
selamat pagi, terhadap hidupmu.
ketika ia terjaga dari lelap berjam di kemarin malam.
ketika ia risau berjam di kemarin malam.
ketika ia hampa berjam kehilangan pejam di kemarin malam.
ketika ia, tibatiba, tak berdaya membuangku dari ingatan,
meski padahal betapa ingatan itu berkali meremukkan.

biarkan aku yang pertama berbisik, selamat pagi,
terhadap hidupmu kekasihku.

sembari memunguti kepingankepingan derai airmata itu.

biarkan aku
unggun bagimu

diumpan Cinta
yang tak kenal henti nyala

di mata
di Duka

by: Timur Sinar Suprabana

Filed under: Sajak Dan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: