RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

Kontradiksi dan Dilema Situasi Darurat

1. Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Seringkali penanganan situasi darurat hanya melihat jangka pendek, oleh karena beberapa hal:

  • Masa depan sulit diperkirakan,
  • Masalahnya teridentifikasi secara tidak mendasar,
  • Atau karena response oleh dunia luar lebih banyak terdorong media dan dana yang tersedia.

Memang banyak pekerjaan harus terfokuskan pada kebutuhan manusia yang paling mendasar – pangan, air dan tempat tinggal.

Akan tetapi kebanyakan situasi darurat berkembang dari kondisi atau masalah yang memiliki akar yang sangat rumit dan dalam. Kondisi ini terus berlangsung sesudah kebutuhan material telah terpenuhi.

2. Kapasitas Lokal dan Sumber Daya dari Luar

“Bisnis” bantuan darurat memproykesi image lembaga-lembaga luar yang datang untuk menyelamatkan orang-orang yang miskin dan lapar dengan segala dana dan keahliannya. Seringkali perhatian difokuskan ke mereka-mereka yang paling parah seolah-olah kondisi mereka terisolasi dari masyarakat dan pemukiman-pemukiman di sekitarnya.

Akan tetapi komunitas mana pun tetap memiliki keterampilan dan kapasitas, termasuk kekuatan jaringan sosial, yang membuatnya bisa bertahan. Kekuatan-kekuatan ini sangat penting dalam jangka pendek pada tahap awal suatu krisis, dan dalam jangka panjang ketika bantuan dari luar telah berhenti.

3. Masalah dan Kesempatan

Situasi darurat lebih banyak dipandang sebagai masalah karena memang masalahlah yang paling menonjol sebagai sesuatu yang harus segera ditangani dengan mencari solusi – satu per satu – terhadap masalah tersebut. Akan tetapi pandangan seperti ini menutup mata terhadap kesempatan dan kemungkinan lebih dari satu solusi terhadap masalah yang ada dengan pendekatan yang berbeda-beda. Fokus terhadap masalah lebih menekankan hal-hal negatif daripada menrangkul kesempatan dan kreatifitas.

4. Sentralisasi dan De-sentralisasi

Terlalu banyak keputusan cenderung diambil jauh dari wilayah yang terkena krisis (misalnya, dalam pertemuan koordinasi di Ibu Kota atau oleh staf-staf “senior” di kantor pusat). Akan tetapi situasi yang peka dan kompleks membutuhkan aksi yang cepat dan tepat sehingga keputusan lebih baik diambil mengenai tindakan yang akan diambil oleh orang betul-betul memahami kondisi setempat.

5. Bantuan dan Pembangunan

Dirasakan bahwa bantuan jangka pendek memerlukan cara kerja yang berbeda dengan pembangunan dan pemberdayaan dalam jangka panjang. Akan tetapi bagi masyarakat yang mengalami dampak suatu krisis kedua fase tersebut tidak bisa dipisahkan begitu saja. Cara kerja kita perlu mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang juga.

kabisat indonesia

Filed under: Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: