RUMAH DI TEPI LAUT

Ikon

Hanya Hati Yang Bisa Menggerakkan Aku Untuk Menulis

Gempa 8,8 SR Guncang Chili

Picu Peringatan Tsunami di Pasifik

KOLAPS - Beberapa kendaraan yang terjungkir akibat sebuah jalan tol yang runtuh, pasca gempa berkekuatan 8,8 SR dan sejumlah gempa susulan di Chili, yang terjadi Sabtu (27/2) dinihari waktu setempat. Foto: AP Photo/David Lillo.

TALCA – Sebuah gempa dahsyat berkekuatan 8,8 SR menerjang Chili, Sabtu (27/2) dinihari waktu setempat, atau sekitar Sabtu sore WIB. Gempa dilaporkan merubuhkan sejumlah besar bangunan, jembatan-jembatan serta jalan tol, juga membuat rengkah permukaan tanah di beberapa tempat hingga sejumlah truk harus terperosok. Sebagaimana dirilis situs berita AP, Sabtu malam WIB, gempa tersebut juga memicu peringatan tsunami, yang disebutkan mengancam hampir semua negara di pesisir Lautan Pasifik.

Menteri Dalam Negeri Chili, Edmundo Perez Yoma, menyebutkan bahwa sejauh ini, gempa terkuat dalam sejarah negerinya setidaknya dalam 50 tahun terakhir itu, telah menelan korban tewas 82 orang. Namun diyakini, jumlah itu masih akan terus bertambah seiring berjalannya upaya evakuasi. Laporan dari Kota Talca, sekitar 105 km dari pusat gempa, menggambarkan gempa terjadi bak seorang raksasa tengah mengguncang-guncang daerah itu. Kawasan kota tua di Talca dilaporkan dipenuhi oleh puing dan reruntuhan bangunan yang sebagian besar hancur, kendati disebutkan pula kebanyakan adalah tempat usaha yang tak ditinggali pada saat gempa terjadi sekitar pukul 03.34 dinihari waktu setempat. Dari kawasan itu, sejauh ini dilaporkan sejumlah warga berhasil mengeluarkan setidaknya lima orang dari reruntuhan, sementara sebagian besar warga lainnya masih kebingungan.

Sementara itu, dari kawasan lain dilaporkan banyak jalan raya yang rusak, begitu juga dengan listrik, air dan saluran telepon yang dilaporkan terputus di beberapa tempat. Ini membuat laporan korban dan kehancuran masih belum bisa diakses secara penuh dari berbagai kawasan. Pusat gempa sendiri dilaporkan berada sekitar 115 km dari Concepcion, kota kedua terbesar di negeri itu.

Di ibukota Chili, Santiago, yang berlokasi sekitar 325 km sebelah timur laut pusat gempa, setidaknya beberapa mobil diberitakan jadi korban di sebuah jalan tol yang rubuh. Museum Seni Nasional di sana juga dilaporkan rusak parah, sementara fasilitas parkir dua lantai di sebuah apartemen juga runtuh, menyebabkan sekitar 50 mobil di sana ikut rusak sambil masih mengeluarkan raungan alarm. Untungnya, Santiago memiliki cukup banyak bangunan modern yang sudah didesain tahan gempa, kendati di kota itu masih banyak juga bangunan berarsitektur lama.

Para pakar geologi, sementara itu telah memperingatkan bahwa gelombang tsunami diperkirakan bisa saja menghantam kawasan manapun di sekitar Pasifik. Bahkan menurut Charles McCreery dari Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, Hawaii bisa jadi akan menghadapi terjangan gelombang terbesar sejak 1964 karenanya.

Lebih jauh, beberapa pesisir Asia, Australia dan Selandia Baru, juga disebutkan bisa terancam (tsunami) dalam 24 jam pasca gempa tersebut. Demikian juga halnya dengan kawasan pantai barat Amerika dan Alaska. Yang pasti, sejauh ini sebagaimana dilaporkan Presiden Chili, Michelle Bachelet, gelombang besar telah menghantam sebuah kawasan berpenduduk di Kepulauan Robinson Crusoe, 660 km di lepas pantai Chili – kendati belum didapat laporan tentang kerusakan di sana.

Bachelet juga menyebutkan bahwa pihaknya sejauh ini belum memiliki laporan lengkap jumlah orang yang menjadi korban, termasuk mereka yang terluka. Sang presiden sendiri telah mendeklarasikan kondisi “darurat bencana” dari kawasan Chili Tengah. “Kita telah mengalami sebuah gempa besar, dengan beberapa gempa susulan,” serunya dari sebuah pusat pengendalian darurat.

Kendati begitu, Bachelet menyampaikan pula bahwa sejauh ini Chili belum meminta bantuan apapun dari dunia internasional, serta menyerukan warganya untuk tidak panik. “Sistem masih berjalan. Masyarakat diminta tetap tenang. Kami tengah melakukan segala yang bisa dikerjakan dengan kekuatan yang kita punya. Segala informasi (tambahan) akan disampaikan secepatnya,” ujarnya pula.

USGS (lembaga Survei Geologi AS) melaporkan, sejumlah gempa susulan cukup kuat memang telah terjadi. Setidaknya sebanyak 24 gempa disebutkan berkekuatan 5 SR, serta satu di antaranya mencapai 6,9 SR. Bachelet sementara itu menambahkan bahwa beberapa rumah sakit sejauh ini harus dievakuasi, lantaran kerusakan yang dialami akibat gempa tersebut. (ito/jpnn)

sumber : http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=58695#

Filed under: Community Development, Disaster, Opini, ,

4 Responses

  1. romailprincipe mengatakan:

    wuih..titip ya aku juga mbahas topik sama..
    moga-moga Chile cepat pulih..

  2. gregorygavin mengatakan:

    Infonya bagus gan…
    Kunjungi blog saya gan… Thx..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: